Selasa, 05 Mei 2015

Makanan-Makanan Hits Luar Negeri yang Ternyata Ada di Indonesia

Hal-hal yang meningkatkan derajat kekerenan kita itu salah satunya makanan. Kalau makanannya mahal, biasanya orang ngerasa jadi lebih keren dan gaul. Iya, makanya banyak yang nge-post foto makanan cuma biar dibilang gaul.

Makanan mahal juga bisa naikin kelas kita. Iya betul, nggak usah susah-susah belajar biar naik kelas. Tinggal dateng aja ke restoran mahal, pesen, foto, upload ke socmed, terus kabur.

Selain bikin kita keren, gaul, dan naik kelas, makanan mahal juga suka bikin kita bingung. Bingungnya kayak gini, “Kalau makanannya mahal banget, sayang dong kalau dimakan. Mending dipelihara aja.”

Makanan untuk meningkatkan kegaulan ini biasanya berbau luar negeri, karena kebanyakan orang punya pemikiran bahwa semakin luar negeri berarti semakin keren. Beberapa orang sampe rela pergi ke luar negeri demi bisa ngerasain makanan yang lagi hits. Wah padahal nggak usah jauh-jauh nyeberang negara, di Indonesia juga ada kok, nih:

Es Hong Tang
sumber: ganlob.com

Fenomena es Hong Tang di setiap lini media sosial begitu booming sampai-sampai orang jadi ngerasa ketinggalan zaman kalau belum nyoba desert yang satu itu.
Hampir di media sosial kayak Path, Instagram, Twitter, dan lain-lain, pada nge-post tampilan es yang segar ini.

Es Hong Tang ini kabarnya adalah es yang berisi read bean, grass jelly, barleys, dan lain-lain. Beuh, dari bahan-bahannya aja udah keren kelas berat banget tuh (iya, soalnya pakai bahasa Inggris). Tapi ternyata, meskipun nama bahannya keren-keren gitu, ternyata es Hong Tang ini isinya adalah kacang merah, cincau, es krim, pake cindil, pake getuk. Udah.

Daripada beli mah udah aja bikin sendiri guys.

Kimchi

Kalau orang Arab nggak bisa makan kalau nggak makan kurma, orang Korea nggak bisa makan kalau nggak ada kimchi. Kimchi ini bisa disajikan sama nasi, atau sekadar temen minum soju.

Nah, banyak nih orang Indonesia yang sengaja pergi ke Korea cuma buat nyobain yang namanya kimchi. Padahal, kimchi itu cuma lobak, sawi, atau timun.

Jiaaah, bahan-bahan gitu mah di kebon belakang rumah juga banyak ya. Tinggal petik aja. Ngapain jauh-jauh ke Korea?

Eh tapi kalau mau sekalian ketemu Yoona mah nggak apa-apa deng.

Sushi

Sushi. Pernahkah kalian makan sushi?

Loh, bukannya itu istrinya Mas Tukul?

Bukan woy! Sushi itu makanan yang berasal dari ikan yang mentah itu loh. Nah kalau dipikir-pikir, ikan mentah mah nggak usah jauh-jauh makan di Jepang. Udah aja pergi ke balong terdekat, ikannya dimakan bulet-bulet juga bisa tuh kalau nggak jijik mah.

Eh eh eh, tapi daripada dimakan langsung, mending ikannya digoreng dulu. Abis itu dimakan pakai sambel kecap. Beuh, pasti kenyang dan kalau tidur pasti tidurnya pules.

Cappuccino

Cappuccino adalah minuman khas Italia yang dibuat dari espresso dan susu. Orang Italia kelas atas biasanya nggak bisa hidup kalau nggak minum minuman yang satu itu.
Trik Mendekorasi Rumah Kecil Femina
Bingung mendekorasi rumah Anda yang luas lahannya terbatas? Tak usah bingung. Mendekorasi rumah dengan luas lahan terbatas memerlukan ide-ide kreatif. Lewat cara sederhana, hunian Anda bisa tampil ‘lebih berwarna’ sekaligus nyaman.

RUANG TAMU
Warna dapat menciptakan kesan dinamis pada ruangan. Tak perlu repot mengganti warna dinding, cukup berikan sentuhan warna melalui upholstery. Hanya saja, Anda harus konsisten pada gradasi warna tertentu sehingga tidak bertabrakan. Misalnya, jika memilih hijau sebagai warna utama, pilihlah warna lain yang tidak mencolok sebagai aksen, seperti krem.

RUANG TIDUR ANAK
Pasti banyak mainan bertebaran di ruang ini. Anda dapat menyiasatinya dengan membuat rak-rak tumpuk (vertikal) di atas kepala tempat tidur. Cukup beli papan kayu masing-masing selebar 20 cm tebal 2 cm, dan pasang menggunakan siku terbuat dari kayu. Jika ingin tampilan ruang berubah drastis, Anda dapat meniru pemasangan rak yang menggunakan kisi-kisi kayu di sepanjang dinding, di atas kepala tempat tidur.

DAPUR
Sama seperti di kamar anak, Anda juga dapat melengkapi dapur dengan rak-rak sejenis. Gunakan papan kayu dengan lebar 25 - 30 cm agar bisa memuat koleksi bumbu. Selain itu, letakkan cermin pada satu sisi dinding, untuk menciptakan kesan luas.

RUANG MAKAN
Warna putih membuat ruang sempit terasa lebih luas dan bersih. Lapisi meja serta lemari dengan pelapis sintetis warna putih, yang dijual di toko bangunan dengan nama umum veneer. Tempelkan veneer secara merata pada mebel Anda. Pelapis ini mudah dibersihkan, jadi Anda tidak perlu khawatir jika ada kuah atau minuman yang tumpah. (f)


 

 

Es Buah Segar Spesial

Bingung mau masak apa? Yuuk gabung dengan ResepKoki.co di Facebook, dapatkan tips dan resep-resep masakan yang enak, mudah, dan praktis setiap harinya.
Es buah segar dapat menjadi sajian istimewa keluarga pada saat kumpul-kumpul di siang hari. Sajian es buah bermacam-macam modelnya. Nah, Resepkoki.co akan memberikan anda resep es buah yang mudah dan praktis untuk dibuat sebagai menu segar Bunda dan keluarga dirumah. Silahkan baca resep lengkapnya di bawah ini. Selamat mencoba!
esbuah

Waktu pembuatan:

± 1 jam;

Porsi:

Untuk 3-4 orang.

Bahan:

  • 50 gr semangka, potong kecil kotak-kotak
  • 50 gr alpukat, potong kecil kotak-kotak
  • 50 gr strawberry, potong kecil kotak-kotak
  • 50 gr melon, potong kecil kotak-kotak
  • 50 gr rumput laut (opsional)
  • 75 gr gula pasir
  • 1 butir jeruk nipis, peras airnya
  • 1/2 sdt selasih yang sudah dimekarkan, atau bisa juga sampai 1-2 sdt jika mau
  • Susu kental manis secukupnya
  • Es batu secukupnya
  • Air 300 ml

Cara Membuat:

  1. Masukan potongan semangka, alpukat, strawberry, melon, serta rumput laut dalam sebuah gelas berukuran agak besar.
  2. Gula pasir di rebus dalam 300 ml air sampai mendidih. Gunakan api kecil.
  3. Tuangkan sirup (air rebusan gula dan air) dalam gelas yang berisi potongan buah tadi.Masukan juga selasih dan sedikit air jeruk nipis
  4. Tambahkan es batu.
  5. Es Buah Segar siap disajikan. (Jika perlu bisa tambahkan buah-buahan yang lain)

Penyebab Terjadinya Tanah Longsor dan Upaya Pencegahannya


Tanah longsor merupakan perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau campuran dari material tersebut yang bergerak ke bawah atau keluar lereng. Proses terjadinya tanah longsor dapat diterangkan sebagai berikut: Air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir, maka tanah tersebut akan menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng. Penyebab terjadinya tanah longsor dan upaya pencegahannya sangat perlu kita ketahui sehingga dapat meminimalisir terjadinya tanah longsor maupun akibat-akibat yang ditimbulkannya.

Faktor-faktor penyebab terjadinya tanah longsor


Pada prinsipnya tanah longsor terjadi jika gaya pendorong pada lereng lebih besar dibandingkan dengan gaya penahan. Gaya penahan umumnya dipengaruhi oleh kekuatan batuan dan kepadatan tanah. Sedangkan gaya pendorong biasanya dipengaruhi oleh besarnya sudut kemiringan lereng, air, beban serta berat jenis tanah batuan.

Penyebab Terjadinya Tanah Longsor dan Upaya Pencegahannya

Faktor penyebab terjadinya gerakan pada lereng juga tergantung terhadap kondisi batuan dan tanah penyusun lereng, struktur geologi, curah hujan, vegetasi penutup dan penggunaan lahan pada lereng tersebut, tapi faktor penyebabnya secara garis besar dapat dibedakan sebagai faktor alam dan faktor manusia:

a) Faktor alam
  • Kondisi geologi : batuan lapuk, kemiringan lapisan, sisipan lapisan batu lempung, strukutur sesar dan kekar, gempa bumi, stragrafi dan gunung berapi.
  • Iklim : curah hujan yang tinggi di daerah tersebut.
  • Keadaan topografi : lereng yang curam.
  • Keadaan air : kondisi drainase yang tersumbat, akumulasi massa air, erosi dalam, pelarutan dan tekanan hidrostatika.
  • Tutup lahan yang mengurangi tahan geser, misalnya tanah kritis.
  • Getaran yang diakibatkan oleh gempa bumi, ledakan, getaran mesin, atau getaran lalu lintas kendaraan di sekitarnya.

b) Faktor manusia
  • Pemotongan tebing pada penambangan batu di lereng yang terjal.
  • Penimbunan tanah urugan di daerah lereng.
  • Kegagalan struktur dinding penahan tanah.
  • Penggundulan hutan.
  • Budidaya kolam ikan diatas lereng.
  • Sistem pertanian yang kurang memperhatikan keamanan irigasi.
  • Pengembangan wilayah yang tidak diimbangi dengan kesadaran masyarakat, sehingga RUTR tidak ditaati yang akhirnya merugikan sendiri.
  • Sistem drainase daerah lereng yang kurang baik.

Ciri-ciri tanah longsor yaitu sebagai berikut :
  1. Munculnya retakan-retakan di lereng yang sejajar dengan arah tebing, yang biasanya terjadi setelah hujan.
  2. Munculnya mata air baru secara tiba-tiba.
  3. Tebing rapuh dan kerikil mulai berjatuhan.
  4. Air tergenang jika musim hujan, menjelang bencana itu, airnya langsung hilang.
  5. Pintu dan jendela yang sulit dibuka.
  6. Runtuhnya bagian tanah dalam jumlah yang besar.
  7. Pohon/tiang listrik banyak yang miring.
  8. Halaman/dalam rumah tiba-tiba ambles ke dalam tanah.

Selasa, 28 April 2015

Cara Membuat dan manfaat Jus Alpukat

Jus Alpukat
Cara Membuat dan manfaat Jus Alpukat - Halo koki Lintasresep, untuk update resep masakan sederhana kali ini, lintasrese akan berbagi bagaimana cara membuat jus alpukat yang enak dan lezat tentunya. namun sebelum itu, kenapa sih kita harus mengkonsumsi jus alpukat? apa sih manfaat jus alpukat bagi tubuh kita? pasti koki lintasresep bertanya-tanya bukan? jadi manfaat dari jus alpukat sendiri adalah:

5 Manfaat Jus Alpukat

1. Bagus untuk yang bergolongan darah A. Karena mendorong suasana basa dalam tubuh orang yang memiliki golongan darah tersebut.
2. Dengan mengkomsumsinya dengan teratur buah alpukat dapat mencegah terjadinya penyakit Jantung, Kanker, Stroke dan Darah tinggi.
3. Dianjurkan bagi penderita diabetes. Karena kandungan karbon dan gula yang terdapat di dalam buah alpukat sedikit tetapi mengandung selulosa yang baik untuk tubuh.
4. Menghaluskan kulit untuk wanita. Karena mengandung Vitamin A dan Vitamin E yang berkhasiat untuk kesehatan kuliat.
5. Mengandung zat besi. yang beguna untuk meregenerasi sel darah merah. dan mengandung 70% air, 20% lemak dan selebihnya mineral yang sangat dibutuhkan tubuh.

Bahan Membuat Jus Alpuka

1. Alpukat yang sudah matang
2. siapkan Gula pasir
3. Susu Kental Manis Coklat atau putih
4. Es Batu jika suka dingin
5. Air panas secukupnya.

Cara Membuat Jus Alpukat

1. Campurkan gula dan air panas, lalu tunggu hingga dingin
2. Masukan daging buah alpukat kedalam blender beserta air gula dan esbatu yang telah disiapkan
3. Lalu blender hingga daging buah alpukat menjadi halus
4. Siapkan gelas dan masukan susu kental manis kedalam dasar gelas, lalu masukan hasil blender jus alpukat kedalam gelas yang telah berisi susu kental manis
5. dan sajikan ketika masih dingin, jiki ingin lebih cantik dapat di tambahkan buah cery
Nah itu tadi Cara membuat jus alpukat dan manfaat jus alpukat itu sendiri. Bagaimana koki lintasresep? berminat membuat? sekian dari kami kali ini. jika koki lintasresep ingin request resep bisa komentar di bawah sini. sekian dan terimakasih.

Masakan Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Contoh hidangan Indonesia khas Sunda; ikan bakar, nasi timbel (nasi dibungkus daun pisang), ayam goreng, sambal, tempe dan tahu goreng, dan sayur asem; semangkuk air dengan jeruk nipis adalah kobokan.
Rendang daging domba
Indonesia adalah asal mula sate; salah satu makanan paling populer di negara ini, ada banyak variasi di seluruh Indonesia.
Nasi dengan lauk-pauknya
Masakan Indonesia adalah salah satu tradisi kuliner yang paling kaya di dunia, dan penuh dengan cita rasa yang kuat.[1] Kekayaan jenis masakannya merupakan cermin keberagaman budaya dan tradisi Nusantara yang terdiri dari sekitar 6.000 pulau berpenghuni, dan menempati peran penting dalam budaya nasional Indonesia secara umum. Hampir seluruh masakan Indonesia kaya dengan bumbu berasal dari rempah-rempah seperti kemiri, cabai, temu kunci, lengkuas, jahe, kencur, kunyit, kelapa dan gula aren dengan diikuti penggunaan teknik-teknik memasak menurut bahan, dan tradisi-adat yang terdapat pula pengaruh melalui perdagangan yang berasal seperti dari India, Tiongkok, Timur Tengah, dan Eropa.
Pada dasarnya tidak ada satu bentuk tunggal "masakan Indonesia", tetapi lebih kepada, keanekaragaman masakan daerah yang dipengaruhi secara lokal oleh kebudayaan Indonesia serta pengaruh asing. Sebagai contoh, beras yang diolah menjadi nasi putih, ketupat atau lontong (beras yang dikukus) sebagai makanan pokok bagi mayoritas penduduk Indonesia, namun untuk bagian timur lebih umum dikonsumsi sagu, jagung, singkong, dan ubi jalar. Bentuk penyajian umum sebagian besar makanan Indonesia terdiri atas makanan pokok dengan lauk-pauk berupa daging, ikan atau sayur di sisi piring.
Sepanjang sejarahnya, Indonesia telah terlibat dalam perdagangan dunia berkat lokasi, dan sumber daya alamnya. Teknik memasak, dan bahan makanan asli Indonesia berkembang, dan kemudian dipengaruhi oleh seni kuliner India, Timur Tengah, Cina, dan akhirnya Eropa. Para pedagang Spanyol dan Portugis membawa berbagai bahan makanan dari benua Amerika jauh sebelum Belanda berhasil menguasai Indonesia. Pulau Maluku yang termahsyur sebagai "Kepulauan Rempah-rempah", juga menyumbangkan tanaman rempah asli Indonesia kepada seni kuliner dunia. Seni kuliner kawasan bagian timur Indonesia mirip dengan seni memasak Polinesia dan Melanesia.
Masakan Sumatera, sebagai contoh, seringkali menampilkan pengaruh Timur Tengah, dan India, seperti penggunaan bumbu kari pada hidangan daging, dan sayurannya, sementara masakan Jawa berkembang dari teknik memasak asli nusantara. Unsur budaya masakan Cina dapat dicermati pada beberapa masakan Indonesia. Masakan seperti bakmi, bakso, dan lumpia telah terserap dalam seni masakan Indonesia.
Beberapa jenis hidangan asli Indonesia juga kini dapat ditemukan di beberapa negara di benua Asia. Masakan Indonesia yang populer seperti sate, rendang, dan sambal juga digemari di Malaysia dan Singapura. Bahan makanan berbahan dasar dari kedelai seperti variasi tahu dan tempe, juga sangat populer. Tempe dianggap sebagai penemuan asli Jawa, adaptasi lokal dari fermentasi kedelai. Jenis lainnya dari makanan fermentasi kedelai adalah oncom, mirip dengan tempe tapi menggunakan jenis jamur yang berbeda, oncom sangat populer di Jawa Barat.
Makanan Indonesia umumnya dimakan dengan menggunakan kombinasi alat makan sendok pada tangan kanan, dan garpu pada tangan kiri, meskipun demikian di berbagai tempat (seperti Jawa Barat dan Sumatera Barat) juga lazim didapati makan langsung dengan tangan telanjang.
Di restoran atau rumah tangga tertentu lazim menggunakan tangan untuk makan, seperti restoran boga bahari, restoran tradisional Sunda dan Padang, atau warung tenda pecel lele dan ayam goreng khas Jawa Timur. Tempat seperti ini biasanya juga menyajikan kobokan, semangkuk air kran dengan irisan jeruk nipis agar memberikan aroma segar. Semangkuk air ini janganlah diminum; hanya digunakan untuk mencuci tangan sebelum, dan sesudah makan dengan menggunakan tangan telanjang.
Menggunakan sumpit untuk makan lazim ditemui di restoran yang menyajikan masakan Cina yang telah teradaptasi kedalam masakan Indonesia seperti bakmi atau mi ayam dengan pangsit, mi goreng, dan kwetiau goreng (mi pipih goreng, mirip char kway teow).

Nasi

Menggunakan Kerbau untuk membajak sawah di Jawa; Nasi adalah makanan pokok rakyat Indonesia; Indonesia adalah negara penghasil beras terbesar ketiga di dunia. Pertanian padi banyak mengubah bentang alam Indonesia.
Nasi adalah bahan makanan pokok bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia modern,[2] dan pertanian padi menempati posisi utama dalam kebudayaan Indonesia; membentuk bentang alam; dijual di pasar; merupakan bahan dasar banyak jenis makanan dari yang gurih hingga manis. Pada umumnya beras dimakan dalam bentuk nasi biasa yang bercita-rasa tawar dengan sedikit sayur-mayur, dan lauk-pauk teman nasi disisinya sebagai sumber protein dan sumber gizi lainnya. Beras juga dapat dijadikan ketupat (beras dikukus dalam anyaman daun kelapa), lontong (beras dikukus dalam kemasan daun pisang), intip (kerupuk beras), jajanan, bihun, mi, arak beras, dan nasi goreng.[3]
Padi termasuk dalam pola makan sehari-hari, akan tetapi seiring berkembangnya teknologi, maka dimungkinkan untuk memperjualbelikan padi, dan beras dari tempat lain. Bukti temuan padi liar ditemukan di pulau Sulawesi berasal dari sekitar tahun 3000 SM. Meskipin demikian, bukti awal dari pertanian beras didapati dari prasasti abad kedelapan di Jawa yeng menyebutkan raja menerapkan pajak dalam bentuk padi. Pembagian kerja antara laki-laki, perempuan, dan hewan ternak tetap lestari dalam pertanian padi di Indonesia, seperti ditemui dalam ukiran relief candi Prambanan, Jawa Tengah yang berasal dari abad kesembilan: Bajak sawah diikatkan pada kerbau; perempuan menanam benih, dan menumbuk padi, serta laki-laki mengangkut padi hasil panen dengan pikulan di pundaknya. Pada abad keenambelas, bangsa Eropa yang mengunjungi kepulauan Indonesia memandang nasi sebagai makanan bergengsi yang disajikan oleh kaum aristokrat dan ningrat saat upacara, dan perayaan pesta.[2]
Pertanian padi memerlukan sinar matahari yang cukup. Penanaman padi di Indonesia terkait dengan perkembangan perkakas pertanian dari logam dan pemeliharaan ternak kerbau untuk membajak sawah, dan kotorannya digunakan untuk pupuk. Aslinya bentang alam Indonesia diselimuti oleh hutan hujan tropis, namun secara perlahan mulai digantikan dengan sawah, dan permukiman untuk mengembangkan pertanian padi yang telah berkembang selama 1500 tahun.[2]
Bahan makanan pokok lainnya adalah jagung (di kawasan kering seperti Madura dan Nusa Tenggara), sagu (di kawasan Indonesia Timur), singkong (dikeringkan, dan disebut tiwul sebagai alternatif makanan pokok di kawasan gersang Jawa seperti Gunung Kidul dan Wonogiri), ketela serta umbi-umbian (khususnya pada musim paceklik).

Bumbu

Sambal ulek, pelengkap yang lazim ditemukan di Indonesia.
Termahsyur di seluruh dunia sebagai "Pulau Rempah-rempah", kepulauan Maluku menyumbangkan tanaman rempah aslinya bagi seni kuliner dunia. Rempah atau bumbu seperti pala, kapulaga, cengkeh, laos adalah tanaman asli Indonesia; sementara lada hitam, kunyit, sereh, bawang merah, kayu manis, kemiri, ketumbar, dan asam jawa diperkenalkan dari India sebagaimana jahe, daun bawang, dan bawang putih yang diperkenalkan dari China. Tanaman bumbu dari benua Asia itu telah dikembangkan sejak zaman dahulu kala, dan telah menjadi bagian integral seni kuliner Indonesia.
Pada masa lalu, Kerajaan Sunda dan kemudian Kesultanan Banten terkenal di seluruh dunia sebagai penghasil utama lada hitam dengan kualitas terbaik. Kemaharajaan bahari seperti Sriwijaya dan Majapahit juga berkembang, dan makmur berkat perdagangan rempah-rempah antara pulau rempah Maluku di Nusantara dengan India, dan China. Kemudian VOC juga meraih keuntungan besar dari perdagangan rempah dunia. Kegemaran orang Indonesia akan makanan pedas semakin diperkaya dengan diperkenalkannya cabai dari benua Amerika oleh pedagang Spanyol sejak abad ke-16. Sejak saat itu sambal menjadi bagian penting dalam masakan Indonesia.

Bumbu Kacang

Bumbu kacang adalah bagian penting dari gado-gado.
Sejak diperkenalkan dari Meksiko oleh pedagang Portugis dan Spanyol pada abad ke-16, bumbu kacang yang terbuat dari kacang tanah menempati posisi istimewa dalam seni kuliner Indonesia sebagai saus yang populer. Kacang tanah tumbuh subur di iklim tropis Asia Tenggara, dan kini dapat ditemui dalam bentuk digoreng, dibakar, diiris halus, ditumbuk, disiramkan di atas masakan atau menjadi saus celup. Salah satu ciri penting dari masakan Indonesia adalah penggunaan bumbu kacang yang luas dalam berbagai masakan khas Indonesia seperti sate, gado-gado, karedok, ketoprak, dan pecel. Saus atau bumbu kacang Indonesia mewakili hal yang rumit, dan membumi, daripada suatu bumbu yang kental, dan manis [4]. Bumbu kacang ini biasanya disiramkan ke atas bahan utama (daging atau sayur) untuk memberikan rasa, atau hanya sebagai saus celup "sambal kacang" (campuran cabai rawit dan kacang goreng yang digiling) untuk otak-otak atau ketan. Bumbu kacang mencapai tingkat perkembangan yang canggih di Indonesia, dengan keseimbangan rasa yang halus yang diperoleh dari berbagai bahan sesuai resep masing-masing jenis bumbu kacang; kacang goreng, gula jawa, bawang putih, bawang merah, jahe, asam jawa, jeruk nipis, sereh, garam, cabai, lada, dan kecap manis, semuanya dihaluskan, dan dicampur dengan tambahan air untuk mencapai tekstur yang tepat. Rahasia bumbu kacang yang baik adalah "tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer". Bumbu kacang Indonesia tidak terlalu manis jika dibandingkan bumbu kacang Thailand (yang merupakan adaptasi campuran). Gado-gado yang dimakan dengan bumbu kacang tersedia hampir di seluruh Indonesia, dan menampilkan keseimbangan yang halus dari cita rasa manis, pedas, dan asam.

Santan

Memarut daging buah kelapa untuk mendapatkan santan.
Buras, beras dimasak dengan santan, disajikan dengan serundeng serpihan kelapa parut pedas, dari Makassar.
Karena Indonesia terletak di kawasan beriklim tropis, maka sejak dahulu masyarakat Indonesia telah memanfaatkan berbagai kekayaan tanaman tropis seperti kelapa. Salah satu ciri khas masakan Indonesia adalah banyak memakai santan, seperti rendang, soto, sayur lodeh, opor ayam, serta minuman ringan seperti cendol dan es doger. Santan tidak hanya milik masakan Indonesia, karena santan juga dikenal dalam seni memasak India, Samoa, Thailand, Malaysia, Filipina, hingga Brasil. Meskipun demikian santan sangat sering digunakan dalam masakan Indonesia, terutama pada masakan Padang, sementara pada masakan Minahasa, santan jarang digunakan dalam masakan, kecuali beberapa kue seperti klappertart.
Ada dua jenis santan dalam masakan Indonesia, santan encer, dan santan kental. Perbedaan ini berdasarkan kadar air yang dikandungnya. Santan encer biasanya digunakan untuk sayur berkuah seperti lodeh, dan soto, sementara santan kental digunakan untuk rendang, dan aneka kue dan penganan ringan. Santan dapat diperoleh dari parutan kelapa segar di pasar atau dalam kemasan karton di pasar swalayan.
Setelah sari kelapa diperoleh, dan menjadi santan, ampas parutan kelapa dapat digunakan sebagai urap, dibumbui, dan dicampur sayuran. Urap mirip gado-gado, perbedaanya adalah bumbu kacang diganti menjadi bumbu parutan kelapa. Ampas kelapa juga dapat disangrai, dan dibumbui menjadi serundeng. Akan tetapi untuk mendapatkan hasil yang lebih gurih, sebaiknya jangan menggunakan ampas kelapa, tetapi kelapa segar yang masih mengandung sarinya. Serundeng parutan kelapa berbumbu ini dapat dicampur irisan daging atau ditaburkan begitu saja di atas soto atau ketan. Salah satu contoh penggunaan santan yang kaya adalah Buras dari Makassar, beras ketan dibungkus daun pisang dan dimasak dalam santan, kemudian ditaburkan kelapa parut berbumbu pedas mirip serundeng.

Waktu makan

Untuk kawasan Indonesia bagian barat, makanan biasanya dimasak pagi menjelang siang untuk disantap pada tengah hari untuk makan siang. Umumnya keluarga Indonesia tidak menetapkan waktu pasti untuk makan bersama dimana semua anggota keluarga harus hadir. Karena alasan ini maka kebanyakan makanan dibuat agar awet, dan tetap dapat dimakan walaupun dibiarkan dalam suhu ruangan selama beberapa jam. Seringkali masakan yang sama dihangatkan kembali untuk makan malam. Makanan Indonesia umumnya mengelilingi nasi yang terbuat dari beras lokal. Makanan dapat terdiri dari sup atau sayuran serta lauk-pauk utama. Apapun jenis masakannya, sering kali dilengkapi dengan sambal.
Untuk kawasan Indonesia bagian timur, masyarakat setempat lebih dipengaruhi oleh budaya kepulauan Pasifik, seperti di Papua dan Timor, sumber karbohidrat didapat dari sagu atau umbi-umbian.

Pesta dan perayaan: Tumpeng dan Rijsttafel

Tumpeng nasi kuning, disantap saat pesta dan perayaan.
Banyak pesta dan upacara dalam adat istiadat tradisional Indonesia melibatkan makanan, dan pesta. Salah satu contoh terbaik adalah tumpeng. Tumpeng berasal dari Jawa, berupa nasi berbentuk kerucut dikelilingi beraneka ragam masakan Indonesia. Tumpeng biasanya ada dalam perayaan "selamatan". Nasi tumpeng dicetak dengan menggunakan anyaman bambu berbentuk kerucut, nasinya sendiri bisa berupa nasi putih biasa, nasi uduk (dimasak dengan santan), atau nasi kuning (diwarnai dengan kunyit). Nasi ini dikelilingi masakan khas Indonesia seperti sayuran urap, ayam goreng, semur daging, teri kacang, udang goreng, telur pindang, dadar gulung iris, tempe orek, perkedel kentang, perkedel jagung, sambal goreng ati, dan lainnya. Tumpeng berasal dari adat, dan kepercayaan asli masyarakat Indonesia yang memuliakan gunung sebagai tempat bersemayam para dewa atau roh leluhur. Nasi berbentuk kerucut dimaksudkan untuk meniru bentuk gunung suci. Perayaan dimaksudkan sebagai wujud rasa syukur atas berlimpahnya panen, dan segala berkah lainnya dari Yang Maha Kuasa. Karena memiliki nilai perayaan, dan syukuran, hingga kini tumpeng sering kali berfungsi sebagai "kue ulangtahun versi Indonesia".
Pesta perayaan Indonesia lainnya adalah Rijstafel (Bahasa Belanda: meja nasi), masakan ini memamerkan kemewahan pesta makan nan elegan khas orang kaya pada masa kolonial sekaligus menampilkan keanekaragaman seni kuliner Indonesia. Rijstafel klasik terdiri dari 40 macam masakan yang disajikan oleh 40 orang pelayan yang bertelanjang kaki, mengenakan berbusana seragam resmi warna putih, blangkon, dan kain batik melilit pinggang mereka. Pesta kontemporer Indonesia saat ini mengadopsi hidangan bufet gaya Barat. Bufet atau juga disebut prasmanan biasanya dapat ditemukan pada pesta perkawinan atau perayaan lainnya. Hidangan prasmanan disajikan di atas meja panjang. Tata letak prasmanan pesta pernikahan di Indonesia biasanya terdiri dari: piring, alat makan (sendok dan garpu), serbet tisu, diletakkan di ujung, dilanjutkan dengan sajian nasi (nasi putih, dan nasi goreng), serangkaian hidangan khas Indonesia maupun kadang-kadang disajikan pula hidangan asing, sambal, kerupuk, dan diakhiri dengan gelas air putih atau minuman ringan di ujung meja prasmanan.

Minuman

Minuman paling umum, dan populer di Indonesia adalah teh dan kopi. Rumah tangga Indonesia biasanya menyajikan teh manis, dan kopi tubruk untuk tamu. Sejak masa kolonial Hindia Belanda, perkebunan terutama di Jawa terkenal sebagai penghasil teh, kopi, dan gula. Sejak saat itu teh, dan kopi panas digemari oleh warga Indonesia. Teh hitam melati adalah jenis teh yang paling populer di Indonesia, akan tetapi karena meningkatnya kesadaran akan kesehatan, teh hijau mulai digemari. Biasanya kopi atau teh disajikan sebagai minuman panas atau hangat, akan tetapi es teh manis dingin juga digemari. Teh botol adalah minuman teh melati manis dalam kemasan botol yang digemari di Indonesia, bahkan bersaing dengan minuman ringan soda mancanegara seperti coca cola dan fanta. Kopi susu adalah versi Indonesia untuk Café au lait.
Jus buah-buahan juga sangat populer, antara lain jus jeruk, jus jambu, jus mangga, jus sirsak, dan jus alpokat yang biasanya disajikan dengan ditambah susu kental manis coklat atau putih sebagai minuman pencuci mulut.
Jus alpokat dengan susu coklat
Banyak minuman populer berdasarkan es, dan dapat dikategorikan sebagai minuman pencuci mulut. Es yang populer antara lain es kelapa muda, es cincau, es cendol atau es dawet, es kacang merah, es blewah, dan es rumput laut.
Minuman panas yang manis juga dapat ditemukan, seperti bajigur dan bandrek yang khususnya populer di Jawa Barat. Minuman hangat ini dibuat dari santan, dan gula jawa dengan campuran rempah lainnya. Sekoteng (minuman susu hangat dengan kacang, potongan roti, dan pacar cina) dapat ditemukan di Jawa Barat, dan Jakarta. Wedang jahe (minuman jahe hangat) dan wedang ronde (minuman hangat dengan bola-bola ubi) khususnya populer di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Sebagai negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam, umat muslim Indonesia diharamkan untuk meminum alkohol. Akan tetapi sejak zaman kuno suku bangsa asli di kepulauan Nusantara telah mengenal minuman beralkohol. Berdasarkan kabar dari China, masyarakat Jawa Kuna meminum semacam arak yang disadap dari kelapa yang disebut tuak. Kini tuak bertahan, dan populer di kawasan suku Batak, Sumatera Utara yang kebanyakan beragama Kristen. Kedai minum tradisional Batak yang disebut lapo tuak menyajikan tuak. Di Solo, Jawa Tengah, ciu (adaptasi lokal arak China) juga dikenal. Brem (arak beras) Bali botolan juga populer di Bali. Indonesia juga mengembangkan bir merek lokal seperti Bir Bintang dan Anker Beer.

Kudapan dan jajanan

Penjual Bakso di Bandung
Di berbagai kota besar lazim ditemui jajanan China seperti bakpao, bakmi, dan bakso yang dijual baik oleh pedagang kakilima di tepi jalan atau di restoran. Masakan Cina seringkali diadaptasi menjadi masakan Indonesia. Salah satu contoh adaptasi ialah daging babi jarang digunakan, dan diganti daging sapi karena menyesuaikan dengan mayoritas warga Indonesia yang kebanyakan muslim. Salah satu makanan jajanan pinggir jalan yang populer adalah siomay dan batagor (singkatan dari Bakso Tahu Goreng), pempek, bubur ayam, bubur kacang hijau, sate, nasi dan mie goreng, toge goreng, laksa, dan gorengan.
Jajanan pinggir jalan Indonesia juga mencakup berbagai minuman manis, seperti es cendol atau es dawet, es teler, es cincau, es doger, es campur, es potong, and es puter. Kue khas Indonesia sering disebut sebagai jajan pasar. Indonesia memiliki kekayaan berbagai macam kudapan, dan kue, baik gurih maupun manis. Kue populer diantaranya risoles, pastel, lumpia, lemper, lontong, tahu isi, lapis legit, getuk, bakpia, bika ambon, lupis, lemang, timpan, klepon, onde-onde, nagasari, soes, dan bolu kukus.
Pedagang jajanan pinggir jalan lazim ditemukan di Indonesia, demikian juga pedagang keliling yang menggunakan gerobak, sepeda, atau pikulan. Pedagang makanan pinggir jalan atau pedagang keliling ini disebut pedagang kaki lima - (berdasarkan lajur trotoar selebar lima kaki di Indonesia, akan tetapi teori lain menyebutkan kata 'kaki lima' berdasarkan jumlah tiga kaki gerobak dengan dua kaki pedagangnya!). Kebanyakan pedagang keliling atau kakilima ini memiliki ciri khas, dan alat tertentu untuk mengumumkan kehadirannya, seperti pedagang sate berteriak "teeee sateee", pedagang gorengan memukul-mukul penggorengan, pedagang bakso memukulkan mangkok atau kentongan, atau pedagang mie ayam memukul kentongan atau balok kayu.

Buah-buahan

Rambutan dijual di pasar di Jakarta.
Pasar di Indonesia penuh dengan berbagai jenis buah tropis. Buah adalah bagian penting dalam pola makan Indonesia, baik dimakan langsung, dijadikan kudapan manis (seperti es buah), disajikan menjadi masakan gurih atau pedas seperti rujak, pisang goreng, diproses menjadi keripik seperti keripik nangka dan keripik pisang.
Banyak jenis buah-buahan seperti Manggis, Rambutan, Nangka, Durian, dan Pisang, adalah tanamam asli Indonesia; sementara beberapa jenis buah-buahan diimpor dari negara tropis lainnya, meskipun demikian asal mula buah-buahan ini masih diperdebatkan. Pisang, dan kelapa sangat penting, tidak hanya untuk masakan Indonesia, tetapi untuk berbagai keperluan seperti bahan bangunan untuk dinding atau atap, minyak, alas makan, kemasan, dan lain-lain.

Tips Kalau Datang Banjir

Banjir tentu menjadi sesuatu yang pasti tidak kita hindari. Saat ini intensitas hujan di Indonesia, sudah mulai meningkat, dan prediksi BMG, intensitas hujan akan tinggi pada bulan Januari. Saya sendiri buru-buru membereskan rumah untuk menghadapi hujan yang semakin sering, tiap hari malahan. Maklum rumah tua, banyak atap yang bolong-bolong alias bocor sehingga air hujan pun masuk ketika hujan turun deras.
Bagi yang tempat tinggalnya selalu menjadi rutinitas langganan banjir seperti saya, ada baiknya menyimak tips-tips menghadapi banjir. karena menurut perkiraan BMG, banjir mungkin akan menjumpai kita lagi pada bulan januari besok. Jadi Jakarta akan banjir lagi, dan banjir lagi dan banjir lagi, Jakarta Kota Metropolitan, menjadi Jakarta Kota Banjir. huwhuw. Sekarang saja di kawasan penggemar banjir saja sudah mulai ada tanda-tanda kebanjiran. loh..
Tips ini sebenarnya universal, baik untuk kita semua, karena tips ini untuk mencegah banjir, menghadapi banjir, menanggulangi banjir. Jadi bila kita ngga mau kebanjiran, sudah saatnya mulai sekarang kita melaksanakan tips-tips berikut. Langsung saja tidak perlu banyak omongan, karena saya masih banyak kerjaan, berikut tips menghadapi banjir dikala musim hujan tiba. dari berbagai sumber:
SEBELUM BANJIR
  • Kerja bakti membersihkan saluran air
  • Melaksanakan kegiatan 3M (Menguras, Menutup dan Menimbun) benda-benda yang dapat menjadi sarang nyamuk
  • Membuang sampah pada tempatnya
  • Menyediakan bak penyimpanan air bersih
SAAT BANJIR
  • Evakuasi keluarga ketempat yang lebih tinggi
  • Matikan peralatan listrik/sumber listrik
  • Amankan barang-barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang aman
  • Ikut mendirikan tenda pengungsian, pembuatan dapur umum
  • Terlibat dalam pendistribusian bantuan
  • Mengusulkan untuk mendirikan pos kesehatan
  • Menggunakan air bersih dengan efisien
Sesudah Banjir
  • Membersihkan tempat tinggal dan lingkungan rumah
  • Melakukan pembrantasan sarang nyamuk ( PSN )
  • Terlibat dalam kaporitisasi sumur gali
  • Terlibat dalam perbaikan jamban dan saluran pembuangan air limbah (SPAL)
Menghadapi banjir:
  • Pada saat banjir kita harus segera mungkin mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
  • Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang terkena banjir.
  • Mencoba mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan masih memungkinkan untuk di seberangi.
  • Hindari berjalan didekat sluran air untuk menghindari terseret arus banjir.
  • Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor kepala desa, Lurah maupun Camat
Mencegah banjir:
  • Mengeruk sungai/kali dan saluran air yang ada di sekitar kita, sebaiknya jangan nungguin pemerintah yang melakukan, percuma kalau ditungguin kelamaan.
  • Membuat sumur resapan air di sekitar rumah kita
  • Membuat lubang-lubang biopori
  • Memperlebar dan merehabilitasi kali/sungai, untuk menambah kapasitas sungai dalam menampung debit air
  • Jangan membuang sampah di sungai atau saluran air